Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan

Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan

Diposting pada
5/5 (1)

Pada uumunya hewan dan manusia ternyata memiliki lebih banyak kemiripan dibandingkan dengan apa yang hanya terlihat secara sepintas. Untuk urusan alkohol misalnya, ternyata bukan hanya manusia yang mengkonsumsinya. Hewan pun juga melakukannya, di mana masing-masing hewan menunjukan respon yang berbeda seusai mengkonsumsi alkohol. Berikut ini adalah contoh peristiwa unik yang terjadi saat mengkonsumsi makanan berbahan alkohol. Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan kita.

Penjara Untuk Rakun Mabuk

Pada bulan November 2018, para badan kepolisian Milton menerima panggilan telepon yang sangat tidak terduga dari warga bagian West Virginia, AS. Mereka meminta polisi untuk segera datang ke lokasi tinggal mereka karena ada beberapa ekor rakun yang berperilaku aneh dan beringas di dekat mereka. Warga pun juga menduga kalau rakun-rakun itu mungkin sedang terjangkit penyakit rabies yang bisa menular ke manusia.

Polisi pun juga kemudian datang ke lokasi yang di maksud. Tidak lama kemudian, polisi akhirnya menemukan penyebab di balik sifat beringas yang di tunjukkan oleh rakun tersebut. Mereka bersikap agresif bukan karena sedang terjangkit rabies atau semacamnya. Tapi karena mabuk saat usai memakan apel yang mengalami fementasi.

Kebanyakan buah-buahan bakal mengalami fementasi secara alamiah saat ada jamur ragi atau bakteri di sekitarnya. Untuk kasus yang menimpa rakun-rakun ini. Apel-apel tadi mengalami pembusukan dan fermentasi sebelum kemudian dikonsumsi oleh para rakun yang lapar.

Saat apel yang dimakan jumlahnya terlalu banyak, rakun-rakun tersebut perilakunya menjadi semakin beringas dan tak terkendali. Hal itulah yang mendorong warga lokal untuk melapor kepada polisi. Untungnya polisi tidak menembak mati rakun-rakun tersebut. Namun hanya sekedar mengankap dan mengurung mereka. Setelah kondisi mereka membaik rakun-rakun itupun kemudian di lepas oleh polisi di tepi hutan.

Serbuan Dari Udara

Perubahan cuaca yang drastis merupakan hal yang cukup sering terjadi di Kanada pada musim semi. Jika hal tersebut sampai terjadi, maka buah beri yang tumbuh di sana akan mengalami fermentasi secara alamiah. Proses tersebut terjadi ketika suhu lingkungan secara berangsur-angsur meningkat. Dampaknya, kandungan gula yang ada di dalam buah beri mengalami fermentasi dan berubah menjadi alkohol.

Hal ini juga lantas mendatangkan masalah bagi burung-burung yang memakan buah beri karena mereka tanpa sadar jadi ikut mengkonsumsi alkohol yang ada di dalamnya. Mabuk merupakan masalah yang sangat berbahaya bagi burung karena jika seekor burung sampai. Maka burung tersebut bakal kewalahan menjaga arah dan keseimbangannya saat terbang.

Terganggunya juga keseimbangan burung saat terbang lantas turut berdampak pada manusia. Penduduk di Kanada Melaporkan juga kalau burung-burung tersebut juga tanpa sengaja menabrak jendela, tembok, hingga mobil. Tidak jarang juga burung-burung tersebut mengalami cedera fatal dan tewas akibat tabrakan. Di sejumlah tempat, polisi sampai harus mengeluarkan peringatan kepada warga lokal supaya waspada dengan burung yang terbang di dekat mereka.

Sebagai tanggapan atas fenomena mabuk massal yang menimpa burung-burung tersebut sejumlah tangki mabuk mini lantas didirikan di kota Yukon. Tangki itu sendiri pada dasarnya adalah kandang burung kecil yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa supaya burung yang mabuk bisa beristirahat untuk sementara di dalamnya hingga kondisinya membaik.

Muntah di Tepi Pantai

Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan

Pada bulan Juni 2018, saat lembaga perlindungan hewan RSPCA menerima informasi kalau beberapa ekor burung camar terlibat muntah-muntah di pantai selatan Inggris. Selain muntah, burung-burung camar tersebut juga dilaporkan terlihat sempoyongan kebingungan adan kesulitan berdiri.

Saat para ahli melakukan penyelidikan, mereka juga menyatakan kalau camar-camar tersebut mungkin menunjukkan gejala demikian akibat mengkonsumsi limbah yang dibuang oleh pabrik minuman keras setempat. Ada juga yang berpendapat kalau burung-burung xcamar tersebut menunjukan tanda-tanda mabuk usai mengkonsumsi minuman kaleng sisa yang di buang di pantai.

Walaupun terlihat lucu peristiwa ini tetap bisa di pandang sebelah mata karena memiliki konsekuensi yang serius. Mayoritas di antara burung-burung mabuk tersebut pada akhirnya memang bisa pulih seperti sedia kala juga. Namun sebagian kecilnya harus mati akibat terlalu banyaknya kadar racun alkohol yang mengendap di dalam tubuhnya.

Dokter hewan yang menangani burung-burung camar ini lantas meminta kepada pabrik-pabrik minuman keras untuk memperketat sistem pembuangan limbahnya. Ia juga memberi sarankepada dokter-dokter hewan yang lain untuk tidak lengsung memberikan suntik mati kepada burung camar yang menunjukan tanda-tanda keracunan alkohol berat.

Hewan Mabuk Mengacau di Rumah-Rumah Penduduk

Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan

Setiap musim semi para kawanan rusa kutub akan berkeliaran masuk ek dalam kota. Menyantap apel-apel yang sudah mengalami fermentasi dan juga kemudian mengusik penduduk setempat. Selama bertahun-tahun media-media Swedia memberitakan aneka kegaduhan yang ditimbulkan oleh kawanan rusa setiap kali mereka masuk ke dalam permukiman penduduk.

Di dalam salaah satu kasus rusa yang mabuk usai menyantap apel itu menyerang ayunan ank-anak karena mengiranya sebagai rusa atau hewan lain. Akibatnya, ayunan tersebut bergeser dari tempat awalnya hingga sejauh 240 meter. Dalam kasus lain seorang pria melihat 3 ekor rusa mabuk saling berhubungan badan usai menyantap setumpuk buah busuk.

Cerita-cerita konyol seputar rusa mabuk di Swedia masih belum berhenti sampai di situ. Di Gotherbug juga seekor rusa sampai tersangkut di batang pohon dan harus di tolong oleh manusia supaya bisa membebaskan diri juga. Ada juga laporan di mana seekor rusa nampak begitu mabuk sehingga akhirnya tercebur ke kolam renang.

Begitu ramainya pemberitaan mengenai perilaku konyol rusa-rusa yang mabuk itu lantas membuat majalah National Geographic. Berspekulasi kalau kasus pembunuhan misterius seorang wanita yang terjadi di tahun 2008 aslinya dilakukan oleh rusa. Saat polisi meyelidiki ulang kasus ini. Polisi menyimpulkan kalau wanita tersebut memang terbunuh oleh rusa kendati masih belum dapat dipastikan apakah rusanya berada dalam kondisi mabuk atau tidak.

Mabuk Akibat Gagal Memiliki Jodoh

Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan

Bagi mereka yang tidak memiliki pantangan soal minum alkohol, mabuk-mabukan kerap menjadi jalan pintas untuk melepas stres dan penat yang kita miliki akibat beratnya tekanan hidup. Namun ternyata tidak hanya manusia saja yang memiliki kebiasaan macam itu. Lalat buah ternyata juga memiliki perilaku yang serupa juga.

Berdasarkan dari hasil penelitian yang di rilis pada tahun 2012, ilmuwan menemukan kalau lalat buah jantan yang gagal memperoleh pasangan kawin memiliki kecenderungan lebih tinggi. Untuk mengkonsumsi makanan berunsur alkohol dibandingkan dengan lalat jantan yang berhasil mendapatkan pasangan kawin.

Penelitian yang sama juga menemukan kalau lalat jantan yang baru saja melakukan perkawinan akan memiliki kadar neuropeptide F yang lebih tinggi. Neuropeptide F adalah senyawa kimia yang jumlahnya meningkat saat lalat mendapatkan kepuasan semisal seks.

Ilmuwan alalsan lalat buah mengkonsumsi makanan berunsur alkohol ternyata bukan hanya itu. Lalat betina yang hendak bertelur akan mencari buah yang mengandung alkohol juga untuk menaruh telur-telurnya juga.

Saat larva menetas alkohol yang dikonsumsinay akan membunuh larva tawon parasit yang menjangkit tubuhnya. Jika larva lalat buah yang tidak mengkonsumsi alkohol. Maka larva tawon parasit yang akan berkembang tanpa gangguan dan larva lalat buah juga akan mati karena tubuhnya digerogoti oleh larva tawon parasit dari dalam.

Sumber : KlubMain

Terima kasih sudah membaca Artikel Hewan Mabuk Peristiwa Unik Yang Mengejutkan.

Join di AduQ Online Indonesia Terpercaya di VIPPelangi.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *